YOGYAKARTA – Perkuliahan Kewirausahaan pada Senin, 12 Oktober 2026 menjadi ajang kreativitas mahasiswa Sastra Arab melalui kegiatan presentasi proyek sociopreneurship. Dalam kegiatan ini, para mahasiswa memaparkan ide dan strategi bisnis berbasis sosial yang tidak hanya berorientasi pada keuntungan finansial, tetapi juga membawa misi kebermanfaatan nyata bagi masyarakat. Melalui presentasi antarkelompok, setiap tim memaparkan latar belakang ide, permasalahan sosial yang diangkat, hingga strategi pengembangan usaha yang berkelanjutan. Berbagai gagasan inovatif dihadirkan untuk menjawab persoalan di masyarakat dengan menggabungkan prinsip bisnis dan pemberdayaan sosial.
Konsep sociopreneurship menekankan pentingnya menciptakan dampak positif yang berkelanjutan. Keberhasilan suatu proyek tidak sekadar diukur dari potensi finansial, melainkan dari sejauh mana usaha tersebut mampu menjawab kebutuhan masyarakat dan memberdayakan mereka. Selain sebagai wadah pemaparan materi, sesi presentasi ini menjadi ruang diskusi dan pertukaran perspektif antarkelompok. Mahasiswa melatih kemampuan komunikasi, kerja sama tim, serta belajar menganalisis tantangan dan peluang dalam merancang model bisnis sosial. Rangkaian kegiatan diakhiri dengan penyerahan penghargaan kepada tim terbaik sebagai bentuk apresiasi atas kreativitas dalam menyusun proyek. Apresiasi ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi mahasiswa untuk terus melahirkan ide-ide berdampak sosial.
Melalui pembelajaran ini, perkuliahan Kewirausahaan mendorong mahasiswa untuk tidak hanya berfokus pada profit, tetapi juga peka terhadap permasalahan lingkungan sekitar. Gagasan yang lahir dari ruang kelas ini diharapkan dapat terus berkembang menjadi solusi konkret yang bermanfaat luas bagi masyarakat.
Penulis : Putri Azkia N.L.
#SDGs 4 Quality Education
#SDGs 8 Decent Work and Economic Growth
#SDGs 10 Reduced Inequalities
#SDGs 17 Partnerships for the Goals.