Arsip:

Berita

Open Recruitment Bank UGM

Bank UGM membuka kesempatan bagi talenta terbaik untuk bergabung sebagai Marketing Lending / Account Officer (AO).

Posisi ini terbuka bagi lulusan minimal D3 dengan kemampuan komunikasi dan negosiasi yang baik. Pengalaman di bidang penjualan, keuangan, atau pemasaran menjadi nilai tambah. Benefit: gaji tetap, tunjangan kehadiran, kesehatan & ketenagakerjaan, insentif kinerja, serta pengembangan karier.

πŸ”— Daftar online dapat melalui : kari.bprugm.co.id
πŸ“Œ Info Selengkapnya : @bankugm / www.bprugm.co.id

DAI Ambassador Cordofa Ramadan 2027 Buka Pendaftaran

DAI Ambassador Cordofa membuka pendaftaran program Ramadan 2027 bagi kamu yang ingin berkontribusi dalam kegiatan dakwah dan pendampingan masyarakat Muslim di luar negeri.

Program ini terbuka bagi peserta usia 30–45 tahun dengan minimal pendidikan S1, kemampuan membaca dan menghafal Al-Qur’an, penguasaan fikih syariah, serta kemampuan bahasa Arab dan Inggris.

πŸ“… Pendaftaran: 9–27 September 2026
πŸ”— Link Pendaftaran: https://sid.rekrutmendaiambassadordaf2027
πŸ“Œ Info selengkapnya : @cordofa_dd

Mahasiswa Sastra Arab UGM Pelajari Bahasa Mandarin dan Budaya Taiwan lewat Summer Course

YOGYAKARTA – Belajar bahasa asing tidak selalu harus dimulai dari buku dan ruang kelas. Hal tersebut dirasakan Shang Narendra, mahasiswa Sastra Arab UGM angkatan 2022, yang menjadi satu-satunya perwakilan Universitas Gadjah Mada dalam 2026 Mandarin Summer Camp Short Term Study Program di Taiwan. Program subsidi dari Kementerian Pendidikan Taiwan tersebut berlangsung di Da Yeh University (倧葉倧學), Changhua, Taiwan, pada 22 Juli–4 Agustus 2026.

Program yang diselenggarakan melalui Official Taiwan Education Center Indonesia bekerja sama dengan perguruan tinggi di Taiwan ini mempertemukan mahasiswa internasional untuk mempelajari bahasa Mandarin sekaligus mengenal budaya Taiwan. Bagi Shang Narendra yang kerap disapa Adam, kesempatan tersebut berawal dari keinginannya untuk mempelajari bahasa asing langsung di lingkungan penuturnya. Sebagai mahasiswa Sastra Arab, ia terbiasa melihat bahasa tidak hanya dari struktur dan kosakata, tetapi juga dari budaya, masyarakat, dan konteks penggunaannya.

Selama program, peserta mengikuti kelas Mandarin pada pagi hari dan berbagai kegiatan budaya pada sore hari. Setibanya di Da Yeh University, peserta terlebih dahulu mengikuti Test of Chinese as a Foreign Language (TOCFL) untuk mengetahui kemampuan bahasa Mandarin dan menentukan penempatan kelas. Pembelajaran kemudian dilengkapi dengan kegiatan praktik, seperti memasak, kerajinan tangan, aroma therapy, fabric painting, kaligrafi tradisional Tiongkok, hingga membuat semprotan anti nyamuk khas Taiwan.

Pengalaman lintas budaya juga terasa dalam kehidupan sehari-hari di asrama. Peserta dari berbagai universitas dan negara tinggal bersama sehingga komunikasi berlangsung dalam bahasa yang beragam, terutama bahasa Inggris dan Mandarin. Adam bahkan sesekali menggunakan Google Translate ketika keterbatasan bahasa membuat percakapan terhenti. Ia juga berinteraksi langsung dengan masyarakat lokal saat membeli kebutuhan sehari-hari. Dari situ, ia belajar bahwa keberanian berkomunikasi dan kemampuan beradaptasi sering kali sama pentingnya dengan penguasaan tata bahasa.

Salah satu pengalaman yang paling berkesan bagi Adam adalah final project berupa roleplay bersama kelompok yang terdiri atas enam mahasiswa dari latar belakang berbeda. Dalam waktu yang relatif singkat, ia dan anggota kelompoknya harus menggunakan bahasa Mandarin untuk berdiskusi, membagi tugas, dan mempersiapkan penampilan. Program ini juga mengajak peserta mengunjungi Sun Moon Lake di Nantou, yang menjadi kesempatan bagi mereka untuk mengenal sisi lain Taiwan di luar lingkungan kampus.

Bagi Adam, pengalaman belajar Mandarin di Taiwan turut mengubah cara pandangnya sebagai mahasiswa Sastra Arab. Ia semakin melihat bahwa pembelajaran bahasa tidak dapat dipisahkan dari budaya dan masyarakat yang menggunakannya. Pengalaman tersebut juga melatih kemampuan mendengar, berbicara, memahami konteks komunikasi, serta beradaptasi dengan lingkungan baru. Mempelajari bahasa lain justru memberinya perspektif baru untuk memahami bahasa Arab secara lebih luas, bukan sekadar melalui teori yang dipelajari di kelas.

Summer course tersebut sekaligus menjadi pengalaman bagi Adam untuk keluar dari zona nyaman. Ia menemukan bahwa mahasiswa Sastra Arab memiliki kesempatan untuk mempelajari bahasa dan budaya lain tanpa harus meninggalkan bidang yang sedang ditekuni. Dengan mengenal lebih banyak bahasa dan masyarakat, mahasiswa dapat membawa perspektif baru dalam memahami bahasa Arab sekaligus mempersiapkan diri untuk berinteraksi di lingkungan yang semakin lintas budaya.

Penulis: Indana Zulfa Maulida

Mahasiswa Sastra Arab UGM Belajar Membangun Profil Profesional melalui LinkedIn dan CV

YOGYAKARTA – Mahasiswa Program Studi Sastra Arab UGM mendapatkan pembekalan mengenai personal branding, pengembangan profil LinkedIn, dan penyusunan CV profesional dalam mata kuliah Kewirausahaan dan Pengembangan Diri pada 7 September 2026. Materi tersebut disampaikan oleh Nifa Andriani Alumni Sastra Arab sebagai salah satu pemateri dalam perkuliahan.

Dalam sesi tersebut, Nifa menjelaskan bahwa membangun profil profesional perlu dimulai dengan mengenali pengalaman dan kemampuan yang dimiliki. LinkedIn dapat dimanfaatkan mahasiswa untuk menampilkan pencapaian, keterampilan, pengalaman organisasi maupun pekerjaan, sekaligus membangun jaringan dengan orang-orang yang memiliki bidang atau minat karier serupa. Platform ini juga memungkinkan pengguna memperbarui rekam jejak profesional seiring bertambahnya pengalaman.

Pembahasan tidak berhenti pada penjelasan umum. Nifa turut memberikan ulasan langsung terhadap profil LinkedIn mahasiswa, mulai dari foto profil, headline, bagian About, hingga Experience. Beberapa profil peserta dibahas bersama untuk melihat apakah informasi yang ditampilkan sudah sesuai dengan minat dan arah karier mereka. Penggunaan kata kunci yang relevan juga menjadi salah satu perhatian agar profil lebih mudah ditemukan oleh perekrut.

Selain LinkedIn, mahasiswa juga mempelajari penyusunan CV yang efektif. Dalam diskusi, peserta membandingkan beberapa format CV, termasuk desain yang lebih berwarna dengan format sederhana dan terstruktur. Nifa menjelaskan bahwa CV yang rapi dan mudah dipindai dapat membantu perekrut membaca informasi penting dengan lebih cepat, termasuk ketika CV melewati sistem Applicant Tracking System (ATS) dalam proses rekrutmen.

Materi pertemuan kemudian berkembang pada cara menampilkan pengalaman yang dimiliki mahasiswa dalam profil profesional. Pengalaman organisasi, kegiatan sukarela, sertifikasi, proyek, hingga pekerjaan freelance dapat dicantumkan selama memiliki relevansi dengan kompetensi yang ingin ditonjolkan. Mahasiswa juga memperoleh gambaran mengenai proses rekrutmen, termasuk pemeriksaan latar belakang pekerjaan dan hal-hal yang menjadi pertimbangan perusahaan ketika menilai kandidat.

Pembahasan ini menjadi bagian dari upaya Program Studi Sastra Arab dalam membekali mahasiswa menghadapi dunia profesional. Dengan memahami cara mengenali potensi diri, mengemas pengalaman, dan membangun profil profesional, mahasiswa Sastra Arab UGM diharapkan memiliki bekal yang lebih terarah untuk menentukan langkah karier setelah menyelesaikan studi.

Penulis : Indana Zulfa Maulida