Sastra Arab UGM Bekali Mahasiswa dari Semester Awal hingga Persiapan Karier dan Studi Lanjut

YOGYAKARTA – Memasuki tahun akademik baru, Program Studi Sastra Arab Universitas Gadjah Mada (UGM) menggelar serangkaian kegiatan untuk mendampingi mahasiswa dari berbagai angkatan dalam mempersiapkan tahap perkuliahan masing-masing. Rangkaian kegiatan tersebut mencakup pengenalan kehidupan akademik bagi mahasiswa baru 2026, persiapan memasuki semester ketiga bagi mahasiswa angkatan 2025, perencanaan magang dan karier bagi angkatan 2024, hingga persiapan tugas akhir dan studi lanjut bagi angkatan 2023.

Bagi mahasiswa baru angkatan 2026, kegiatan yang berlangsung pada 11 Agustus 2026 menjadi kesempatan untuk mengenal lebih dekat lingkungan Sastra Arab UGM. Ketua Program Studi Sastra Arab, Dr. Zulfa Purnamawati, S.S., M.Hum., memberikan penjelasan mengenai sistem akademik, perkuliahan, dan pengisian Kartu Rencana Studi (KRS). Mahasiswa juga mendapatkan cerita dari Garin Arivian, S.S., alumni Sastra Arab angkatan 2020 yang saat ini melanjutkan studi magister di Swedia. Garin membagikan pengalamannya selama kuliah, termasuk keterlibatannya sebagai Mahasiswa Berprestasi (Mapres) dan Ketua Kampung Budaya, serta mendorong mahasiswa baru untuk berani mencoba berbagai kesempatan sejak awal masa studi. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pertemuan bersama Dosen Pembimbing Akademik (DPA) masing-masing.

Sementara itu, mahasiswa angkatan 2025 yang memasuki semester ketiga mendapatkan pembekalan mengenai kurikulum, perencanaan studi, manajemen waktu, dan pengembangan diri. Selain penjelasan dari Dr. Zulfa mengenai pemetaan Kurikulum 2021 dan Kurikulum 2026, mahasiswa juga memperoleh pengalaman dari Pandhita Hapsari, mahasiswa Sastra Arab 2023, yang berbagi cerita mengenai organisasi, kompetisi, dan berbagai kegiatan di luar perkuliahan. Ia mengajak mahasiswa untuk berani keluar dari zona nyaman dan mencoba pengalaman baru tanpa mengesampingkan tanggung jawab akademik. Sesi kemudian dilanjutkan dengan diskusi bersama DPA untuk membahas rencana perkuliahan mahasiswa.

Memasuki semester kelima, mahasiswa Sastra Arab angkatan 2024 mulai diarahkan untuk melihat lebih jauh hubungan antara perkuliahan, magang, tugas akhir, dan rencana karier. Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa mendapatkan pengalaman dari Sultan, yang pernah menjalani magang di Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia pada Direktorat Protokol. Ia berbagi mengenai proses memperoleh posisi magang hingga tugas yang dikerjakan selama berada di lingkungan kerja. Pembahasan kemudian diperluas oleh Garin Arivian mengenai berbagai bidang yang dapat dijajaki lulusan Sastra Arab, seperti diplomasi, organisasi internasional, penelitian dan think tank, media, hingga sektor swasta. Mahasiswa juga mendapatkan gambaran mengenai pentingnya CV, LinkedIn, portofolio, serta kemampuan bahasa Inggris untuk mendukung rencana karier.

Berbeda dengan mahasiswa di semester awal, angkatan 2023 mulai diarahkan pada persiapan tugas akhir, studi lanjut, dan peluang beasiswa internasional. Dalam sesi berbagi bersama alumni, Mohammad Zaelani, alumni Sastra Arab angkatan 2016, memperkenalkan berbagai peluang pendidikan di Timur Tengah, baik program gelar maupun non-gelar di Arab Saudi, Kuwait, Qatar, dan Maroko. Sementara itu, Garin Arivian berbagi pengalaman meraih beasiswa LPDP untuk studi magister di Universitas Stockholm, Swedia. Keduanya menekankan pentingnya mempersiapkan kemampuan bahasa, pengalaman akademik dan organisasi, CV, proposal penelitian, serta dokumen pendukung sejak masa kuliah. Pada sesi yang sama, Dr. Zulfa juga memberikan pengarahan mengenai pemenuhan SKS, KRS, kemampuan bahasa Inggris, dan persyaratan akademik sebelum mahasiswa mengajukan tugas akhir.

Rangkaian kegiatan tersebut menunjukkan bagaimana Sastra Arab UGM mendampingi mahasiswa di setiap tahap perkuliahan sesuai dengan kebutuhan mahasiswa. Dari mengenal kehidupan akademik hingga mempersiapkan magang, karier, dan studi lanjut, mahasiswa dibekali ruang untuk mengembangkan pengalaman dan menentukan langkah yang ingin ditempuh setelah lulus.

Penulis : Indana Zulfa Maulida