Arsip:

Prestasi

Sultan Amirul Muttaqin, Mahasiswa Sastra Arab UGM Raih Tiga Prestasi Bergengsi di Bidang Musabaqah Syarhil Qur’an

Sultan Amirul Muttaqin, Mahasiswa Sastra Arab UGM Raih Tiga Prestasi Bergengsi di Bidang Musabaqah Syarhil Qur’an

Yogyakarta, 28 Oktober 2025 – Program Studi Sastra Arab, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Gadjah Mada kembali menorehkan prestasi membanggakan melalui salah satu mahasiswanya, Sultan Amirul Muttaqin, yang berhasil meraih tiga penghargaan bergengsi di ajang Musabaqah Syarhil Qur’an (MSQ) tingkat nasional dan regional. Sultan berhasil menorehkan prestasi yang mengharumkan nama prodi Sastra Arab berkat kemampuannya dalam menerjemahkan dan menyampaikan makna Al-Qur’an secara fasih, komunikatif, dan menyentuh.

Prestasi pertama ia raih pada Lomba MSQ Tingkat Nasional yang diselenggarakan oleh Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir UIN Walisongo Semarang, di mana Sultan bersama timnya berhasil meraih Juara 2 Nasional. Dalam ajang ini, tim UGM menampilkan kolaborasi solid antara qāri’, penerjemah, dan pensyarah, serta mampu memukau dewan juri dengan penyampaian yang harmonis, argumentatif, dan penuh penghayatan.

Capaian berikutnya diperoleh pada Festival Santri Multitalent 2025 yang diadakan oleh Komunitas Santriwati se-Nusantara Khaulabenazir. Dalam kompetisi tingkat nasional tersebut, Sultan kembali berhasil membawa pulang Juara 2 Nasional pada cabang Musabaqah Syarhil Qur’an melalui perannya sebagai penerjemah yang piawai dalam menghadirkan makna ayat dengan ketepatan bahasa dan keindahan retorika.

Tidak berhenti di kancah nasional, Sultan juga sukses di tingkat regional dengan meraih Juara 2 MSQ Tingkat DI Yogyakarta dan Jawa Tengah, yang diselenggarakan oleh Lembaga Pendidikan Al-Qur’an (LPQ) Masjid Syuhada Yogyakarta. Kompetisi ini diikuti oleh berbagai lembaga pendidikan, universitas, dan pesantren yang berkomitmen dalam dakwah berbasis Al-Qur’an.

Dalam setiap kesempatan, Sultan menegaskan bahwa peran penerjemah dalam Musabaqah Syarhil Qur’an bukan hanya sekadar mengalihkan bahasa, melainkan menghidupkan ruh dan pesan ayat agar dapat dirasakan maknanya oleh pendengar. “Alhamdulillah, setiap lomba menjadi pengalaman berharga untuk berdakwah dengan cara yang ilmiah dan indah. Ini bukti bahwa mahasiswa bisa menjadi jembatan dakwah yang menyentuh dan bermakna,” ungkapnya.

Rangkaian prestasi ini tidak hanya mengharumkan nama Program Studi Sastra Arab, tetapi juga mencerminkan semangat Sustainable Development Goals (SDGs) poin ke-4, yaitu Pendidikan Berkualitas, dan poin ke-16, Perdamaian, Keadilan, dan Kelembagaan yang Tangguh. Program studi berharap capaian Sultan dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus berprestasi, berdakwah melalui bahasa, dan berkontribusi dalam pengembangan keilmuan Islam di tingkat nasional maupun internasional.

 

Penulis: Sultan Amirul Muttaqin

 

#SastraArabUGM

#SDG4:QualityEducation

#SDG16:Peace,Justice,andStrongInstitutions

Program Studi Sastra Arab UGM Meluluskan 35 Wisudawan pada Wisuda Periode IV Agustus 2025

Program Studi Sastra Arab UGM Meluluskan 35 Wisudawan pada Acara Wisuda Periode IV Agustus 2025

Yogyakarta, 26 Agustus 2025 – Program studi Sastra Arab, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Gadjah Mada meluluskan sebanyak 35 wisudawan di acara Wisuda Program Sarjana & Diploma Periode IV Tahun Akademik 2024/2025. Jumlah ini menjadi suatu capaian bagi Program Studi Sastra Arab UGM karena merupakan periode dengan jumlah wisudawan terbanyak yang diluluskan dalam satu tahun akademik, yaitu Tahun Akademik 2024/2025.

Pada periode ini, wisudawan Sastra Arab dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) tertinggi diraih oleh Amalia Faradilla, S.S. dari angkatan 2021 dengan IPK 3,92. Hal ini menjadi bukti dari konsistensi dan dedikasinya dalam menempuh studi S1 di Program Studi Sastra Arab UGM.

“Kunci utama dalam meraih dan mempertahankan IPK tinggi berawal dari konsistensi manajemen waktu, menyeimbangkan kegiatan akademik dan non-akademik, serta membangun kelompok diskusi belajar untuk memperkaya pemahaman dari segi perspektif yang berbeda,” ujar Amalia Faradilla.

Selain itu, wisudawan Sastra Arab dengan masa studi tercepat pada wisuda periode IV ini diraih oleh Nada Utami Rianti, S.S. dari angkatan 2021 yang menyelesaikan pendidikannya di Program Studi Sastra Arab UGM hanya dalam waktu 3 tahun 9 bulan 11 hari.

“Sejak awal saya memang sudah menetapkan target untuk lulus tepat waktu sebaik mungkin agar dapat segera mandiri dan membantu orang tua, sekaligus menyiapkan diri untuk tantangan di dunia profesional setelah kuliah,” ujar Nada Utami Rianti dalam motivasinya menyelesaikan masa studi dengan tepat waktu.

“Tips and Tricksnya adalah tetap berada di jalur yang sudah direncanakan dan memastikan ada progres setiap harinya, karena setiap langkah kecil akan berdampak besar,” lanjutnya.

Momentum wisuda ini menjadi tonggak bersejarah bagi para lulusan yang telah menempuh perjalanan panjang di bangku perkuliahan, melewati berbagai proses akademik, penelitian, dan pengabdian masyarakat. Kehadiran para wisudawan Sastra Arab UGM juga menegaskan komitmen program studi dalam mencetak lulusan yang unggul di bidang bahasa, sastra, dan budaya Arab, sekaligus siap berkontribusi bagi masyarakat luas.

Selamat kepada para wisudawan Program Studi Sastra Arab UGM! Semoga keberhasilan ini menjadi langkah awal menuju masa depan yang lebih cerah dan luas!

 

Penulis: Muhammad Ardiansyah

 

#SastraArabUGM

#SDGs4:QualityEducation

#SDGs8:DecentWorkandEconomicGrowth

#SDGs17:PartnershipsfortheGoals

Ihsania Salma Raih Beasiswa Unggulan 2024, Ini Tips and Tricks nya!

Ihsania Salma Raih Beasiswa Unggulan 2024, Ini Tips and Tricks nya!

Yogyakarta – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh mahasiswa Program Studi Sastra Arab, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Gadjah Mada. Ihsania Salma, mahasiswi angkatan 2023 yang dikenal aktif dan inspiratif, berhasil meraih Beasiswa Unggulan Kemendikbudristek 2024, sebuah program beasiswa prestisius yang ditujukan untuk insan muda berprestasi yang memiliki komitmen dalam memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.

Melalui wawancara bersama tim Media Informasi IKMASA, Ihsania — yang akrab disapa Sania — menceritakan perjalanannya sebagai mahasiswi aktif, pegiat literasi, sekaligus aktivis kemahasiswaan. Berbagai peran ia jalani dengan penuh dedikasi, mulai dari Koordinator Pendamping acara La-Tansa, Co-Fasilitator PPSMB PIONIR, hingga Ketua Festival Anak Gadjah Mada Menginspirasi 2024. Tak hanya itu, ia juga aktif dalam komunitas mengajar serta advokasi perempuan bersama Srikandi UGM.

“Untuk menjadi seorang awardee bukan hanya soal nilai akademik, tapi tentang siapa kita dan apa yang ingin kita perjuangkan,” ujar Sania. Ia menekankan bahwa konsistensi, niat yang kuat, serta keberanian untuk keluar dari zona nyaman menjadi kunci dalam meraih beasiswa tersebut. Lewat tulisan, podcast, hingga kontribusi kecil sehari-hari, Sania membuktikan bahwa setiap langkah bisa bermakna.

Melalui penghargaan ini, Sania berharap bisa terus memberi dampak dan menjadi inspirasi bagi mahasiswa lain di Sastra Arab. Ia mengajak rekan-rekannya untuk mulai dari hal kecil, tetap konsisten, dan berani bermimpi besar.

“Kita tidak perlu sempurna untuk bisa bermanfaat. Mulailah dari langkah kecil dengan hati yang ikhlas,” tutup Sania penuh semangat.

Bagi mahasiswa yang terinspirasi oleh kisah Sania, kesempatan emas terbuka lebar di tahun ini. Pendaftaran Beasiswa Unggulan Tahun 2025 resmi dibuka hingga tanggal 27 Juli 2025. Program ini memberikan dukungan pembiayaan bagi mahasiswa berprestasi dan berkomitmen untuk memberikan kontribusi bagi masyarakat melalui keilmuan dan pengabdian.

Jangan sampai terlewat! Segera siapkan dokumen dan penuhi persyaratannya. Informasi lengkap dan pendaftaran dapat diakses melalui laman resmi beasiswaunggulan.kemdikbud.go.id.

Muhammad Ghazi Al Ghifari Raih Predikat Wisudawan Tercepat FIB di Wisuda UGM Periode III 2025

Muhammad Ghazi Al Ghifari Raih Predikat Wisudawan Tercepat FIB di Wisuda UGM Periode III 2025

Yogyakarta, 28 Mei 2025 – Sebanyak 13 mahasiswa Program Studi Sastra Arab Universitas Gadjah Mada (UGM) mengikuti prosesi wisuda Program Sarjana Periode III Tahun Akademik 2024/2025. Salah satu mahasiswa, Muhammad Ghazi Al Ghifari, meraih predikat sebagai wisudawan tercepat di lingkungan Fakultas Ilmu Budaya (FIB) dengan masa studi 3 tahun 6 bulan 12 hari.

Pencapaian tersebut diumumkan oleh Dekan FIB, Prof. Dr. Setiadi, M.Si., dalam acara Mangayubagya Wisudawan/Wisudawati FIB yang diselenggarakan di Auditorium Soegondo FIB UGM pada Rabu, 28 Mei 2025, pukul 13.00 WIB. Dalam acara yang berlangsung khidmat, Al Ghifari juga tampil sebagai perwakilan wisudawan untuk memberikan sambutan. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada semua pihak yang telah memberikan dukungan kepada para wisudawan. Ia juga mendorong rekan-rekan lulusan untuk menjaga integritas serta mengamalkan ilmu yang diperoleh selama menempuh pendidikan di kampus.

Muhammad Ghazi Al Ghifari merupakan mahasiswa asal Desa Petaling Banjar, Kabupaten Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Ia diterima sebagai mahasiswa Sastra Arab UGM pada 25 Mei 2021 melalui jalur Penelusuran Bibit Unggul Berprestasi Seni. Setelah menyelesaikan tujuh semester studi, ia menjalani sidang skripsi pada 12 Februari 2025 dengan judul Kualitas Terjemahan DeepL dalam Penerjemahan Teks Fiksi dari Bahasa Arab ke dalam Bahasa Indonesia. Ia dinyatakan lulus dengan IPK 3,93 dan resmi menyandang gelar Sarjana Sastra (S.S) pada 28 Februari 2025 di usia 21 tahun 6 bulan.

Al Ghifari mengungkapkan bahwa tidak ada strategi khusus dalam menyelesaikan studi secara cepat. Ia konsisten menulis skripsi setiap hari, walau hanya satu paragraf, dan rutin berkonsultasi dengan dosen pembimbing setiap pekan. Dukungan dari kedua orang tua juga menjadi motivasi utamanya untuk segera menyelesaikan studi dan melanjutkan ke jenjang magister.

Al Ghifari menyampaikan bahwa Program Studi Sastra Arab UGM merupakan tempat yang ideal untuk mempelajari bahasa, sastra, dan budaya Arab. Prodi ini telah terakreditasi unggul di tingkat nasional dan internasional, serta didukung oleh dosen yang kompeten dan profesional. Ia berharap Prodi Sastra Arab terus meningkatkan kualitasnya agar semakin dikenal di kancah global.

Sebagai rencana ke depan, Al Ghifari berkomitmen untuk melanjutkan studi magister dengan fokus pada isu-isu politik, ekonomi, dan budaya di Timur Tengah.

 

Penulis: Muhammad Ghazi Al Ghifari