Arsip:

Student

Dari Yogyakarta ke Buru : Kamus Saku & Belajar Bahasa Arab, Inovasi KKN UGM di Maluku

Dari Yogyakarta ke Buru : Kamus Saku & Belajar Bahasa Arab, Inovasi KKN UGM di Maluku

Pulau Buru, 16 Juli 2025 –  Universitas Gadjah Mada melaksanakan program Kuliah Kerja Nyata (KKN) di 35 provinsi se-Indonesia. Shang Narendra atau yang akrab disapa Adam, mahasiswa Program Studi Sastra Arab, Fakultas Ilmu Budaya UGM, menginisiasi penyusunan kamus saku Bahasa Arab serta program Pengajaran Bahasa Arab Sederhana dalam kegiatan KKN di Desa Lamahang, Kecamatan Waplau, Kabupaten Buru, Provinsi Maluku pada pertengahan Juli 2025. Penyusunan kamus dilakukan di Yogyakarta, dan program pengajaran dilaksanakan bertepatan dengan masa orientasi sekolah “Matsama” (Masa Ta’aruf Madrasah) di MTs Al-Khairaat Desa Lamahang, dan diikuti oleh siswa-siswi kelas 1 yang belum pernah mendapatkan pembelajaran bahasa Arab sebelumnya. Tujuannya adalah memperkenalkan kosakata dasar, percakapan sehari-hari, serta membangun motivasi belajar bahasa asing sejak dini.

Kamus saku memuat kosakata praktis keseharian yang disusun dalam beberapa kategori, seperti kosakata seputar rumah, sekolah, lingkungan, anggota tubuh, dan kata ganti. Dengan penyusunan yang tematik, siswa dapat lebih mudah mengingat dan menggunakan kosakata sesuai kebutuhan sehari-hari. Kamus tersebut dibagikan kepada para MTs Al-Khairaat sebagai bahan pembelajaran sekaligus kenang-kenangan KKN. Menariknya, kamus ini juga diminati oleh mahasiswa KKN di daerah lain sehingga turut disebarluaskan ke berbagai lokasi pengabdian, menjadikannya salah satu inovasi KKN yang memberi manfaat lebih luas bagi pendidikan dasar bahasa Arab.

Dalam pelaksanaan program, Adam memulai kelas dengan memperkenalkan materi sapaan sederhana serta isim dhamir melalui media pembelajaran interaktif berupa presentasi dan poster berwarna. Siswa-siswi MTs Al-Khairaat menerima kegiatan ini dengan antusias dan menunjukkan semangat belajar yang tinggi. Mereka tidak hanya bersemangat belajar perkenalan bahasa Arab, tetapi juga mampu langsung mempraktikkan kosakata baru tersebut bersama teman sekelasnya. Program ini dinilai berhasil karena mampu menumbuhkan minat siswa untuk belajar bahasa Arab lebih jauh, bahkan pihak sekolah menyampaikan permintaan agar mahasiswa KKN dapat melakukan kunjungan kembali di lain kesempatan. Sebagai wujud apresiasi, kelompok KKN juga mendapatkan hadiah perpisahan dari siswa-siswi MTs menjelang kepulangan, yang menjadi kenangan berharga sekaligus bukti eratnya hubungan antara mahasiswa dan masyarakat setempat.

Penulis: Shang Narendra

#KKNUGM 

#KKNPPMUGM2025

#SastraArabUGM

#FIBUGM

#UGMBaktiUntukNegeri
#SDGS4QualityEducation

Program Studi Sastra Arab UGM Meluluskan 35 Wisudawan pada Wisuda Periode IV Agustus 2025

Program Studi Sastra Arab UGM Meluluskan 35 Wisudawan pada Acara Wisuda Periode IV Agustus 2025

Yogyakarta, 26 Agustus 2025 – Program studi Sastra Arab, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Gadjah Mada meluluskan sebanyak 35 wisudawan di acara Wisuda Program Sarjana & Diploma Periode IV Tahun Akademik 2024/2025. Jumlah ini menjadi suatu capaian bagi Program Studi Sastra Arab UGM karena merupakan periode dengan jumlah wisudawan terbanyak yang diluluskan dalam satu tahun akademik, yaitu Tahun Akademik 2024/2025.

Pada periode ini, wisudawan Sastra Arab dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) tertinggi diraih oleh Amalia Faradilla, S.S. dari angkatan 2021 dengan IPK 3,92. Hal ini menjadi bukti dari konsistensi dan dedikasinya dalam menempuh studi S1 di Program Studi Sastra Arab UGM.

“Kunci utama dalam meraih dan mempertahankan IPK tinggi berawal dari konsistensi manajemen waktu, menyeimbangkan kegiatan akademik dan non-akademik, serta membangun kelompok diskusi belajar untuk memperkaya pemahaman dari segi perspektif yang berbeda,” ujar Amalia Faradilla.

Selain itu, wisudawan Sastra Arab dengan masa studi tercepat pada wisuda periode IV ini diraih oleh Nada Utami Rianti, S.S. dari angkatan 2021 yang menyelesaikan pendidikannya di Program Studi Sastra Arab UGM hanya dalam waktu 3 tahun 9 bulan 11 hari.

“Sejak awal saya memang sudah menetapkan target untuk lulus tepat waktu sebaik mungkin agar dapat segera mandiri dan membantu orang tua, sekaligus menyiapkan diri untuk tantangan di dunia profesional setelah kuliah,” ujar Nada Utami Rianti dalam motivasinya menyelesaikan masa studi dengan tepat waktu.

“Tips and Tricksnya adalah tetap berada di jalur yang sudah direncanakan dan memastikan ada progres setiap harinya, karena setiap langkah kecil akan berdampak besar,” lanjutnya.

Momentum wisuda ini menjadi tonggak bersejarah bagi para lulusan yang telah menempuh perjalanan panjang di bangku perkuliahan, melewati berbagai proses akademik, penelitian, dan pengabdian masyarakat. Kehadiran para wisudawan Sastra Arab UGM juga menegaskan komitmen program studi dalam mencetak lulusan yang unggul di bidang bahasa, sastra, dan budaya Arab, sekaligus siap berkontribusi bagi masyarakat luas.

Selamat kepada para wisudawan Program Studi Sastra Arab UGM! Semoga keberhasilan ini menjadi langkah awal menuju masa depan yang lebih cerah dan luas!

 

Penulis: Muhammad Ardiansyah

 

#SastraArabUGM

#SDGs4:QualityEducation

#SDGs8:DecentWorkandEconomicGrowth

#SDGs17:PartnershipsfortheGoals

Program Studi Sastra Arab UGM Mengawali Perkuliahan Tahun Ajaran 2025/2026 dengan Pertemuan Dosen Pembimbing Akademik

Program Studi Sastra Arab UGM Mengawali Perkuliahan Tahun Ajaran 2025/2026 dengan Pertemuan Dosen Pembimbing Akademik

Yogyakarta, 19 Agustus 2025 – Program Studi Sastra Arab, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Gadjah Mada mengawali perkuliahan Tahun Ajaran 2025/2026 dengan pertemuan antara Dosen Pembimbing Akademik dan mahasiswa. Acara ini menjadi ruang silaturahmi sekaligus penguatan akademik mahasiswa agar mereka memiliki gambaran jelas dalam perjalanan studinya di Sastra Arab UGM.

Para dosen menyapa para mahasiswa bimbingannya untuk membangun komunikasi dan interaksi yang lebih intensif. Kemudian, para dosen menyampaikan evaluasi capaian SKS mahasiswa Sastra Arab sekaligus menekankan kembali tentang sistem SKS dalam perkuliahan agar mahasiswa dapat merancang strategi pembelajaran yang efektif untuk kedepannya. Selain itu, para DPA menyampaikan tentang proyeksi tugas akhir mahasiswa agar mereka memiliki gambaran seputar apa yang akan mereka lakukan untuk tugas akhir mereka.

Di samping segi akademik, acara ini mengingatkan para mahasiswa akan pentingnya membangun jejak digital profesional dari kegiatan-kegiatan yang dilakukan selama berkuliah di Sastra Arab UGM. Melalui LinkedIn, para mahasiswa didorong untuk menuliskan capaian, pengalaman, serta pengembangan diri yang mereka lakukan. Langkah sederhana ini diharapkan menjadi fondasi kuat untuk menapaki dunia kerja di masa depan, sekaligus mendukung Indikator Kinerja Utama (IKU) yang menjadi target program studi. 

Berkaitan dengan membangun jejak digital profesional, acara ini juga menginformasikan tentang adanya program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) yang dapat mereka ambil untuk mengembangkan hard skills dan soft skills mereka di luar kelas.

Terakhir, acara ini menegaskan pentingnya pembinaan mahasiswa berprestasi. Program Studi Sastra Arab berkomitmen untuk mendukung penuh mahasiswa dalam mengembangkan potensi mereka, baik di bidang akademik maupun non-akademik, guna melahirkan lulusan yang unggul, berdaya saing, dan mampu memberi kontribusi nyata bagi masyarakat.



Penulis: Muhammad Ardiansyah

 

#SDGS 4: Quality Education

#SDGS 8: Decent Work and Economic Growth

#SDGS 17: Partnerships for the Goals

Mahasiswa KKN-PPM UGM Kenalkan Pariwisata Mangrove Lewat Plang Multi-Bahasa

Mahasiswa KKN-PPM UGM Kenalkan Pariwisata Mangrove Lewat Plang Multi-Bahasa

Jawa Barat, 29 Juli 2025 –  Mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) dari Program Studi Sastra Arab, Fakultas Ilmu Budaya, melaksanakan pemasangan plang pariwisata multi-bahasa di Pantai Batu Nunggul. Kegiatan ini dilakukan oleh tim KKN-PPM UGM 2025 sebagai upaya memberikan penunjuk arah sekaligus edukasi dengan menggunakan bahasa Indonesia, Arab, dan Inggris. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat akan potensi wisata mangrove serta mendukung pengembangan pariwisata di situs yang kurang dikunjungi akibat minimnya informasi akses.

Plang bertuliskan Mangrove dan Pantai Batu Nunggul Beach dipasang di area pesisir menuju mangrove untuk memandu wisatawan ke spot wisata tersebut. Selain sebagai penanda arah, plang ini juga berfungsi sebagai media edukasi tentang pelestarian lingkungan dan promosi destinasi wisata yang kurang terkenal. Kegiatan ini sejalan dengan SDGs 4: Quality Education untuk pendidikan berkualitas, serta SDGs 15: Life on Land untuk perlindungan ekosistem darat.

Penulis: Muhammad Satria Revaldi

 

#SASTRAARAB
#FAKULTASILMUBUDAYAUGM
#Pariwisata
#Mangrove
#PantaiBatuNunggul
#KKNPPMUGM2025
#SDGS4:Quality Education
#SDGS15:Life on Land